Rapat pembahasan terkait, BUMK Mandiri Jaya Abadi Kampung Campur Sari.

Talisayan-pemburukasus.com Pemerintah Kampung Campur Sari Memfasilitasi Rapat terkait mengenai BUMK Mandiri Jaya Abadi, yang di duga Melakukan Penggelapan dana BUMK, Rabu 24 Januari 2024 Pukul 08.30.Wita di ruang kantor Kampung Campur Sari.

Dalam rapat tersebut dihadiri langsung oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Talisayan, Kepala Kampung Campur Sari, Babinsa Kampung Campur sari, BPK Campur Sari, Aparatur Kampung Campur Sari, Sekertaris BUMK Mandiri, Jaya Abadi, Media Pemburu Kasus, dan Tokoh Masyarakat Campur Sari.

Bacaan Lainnya

Dalam Rapat pembahasan terkait BUMK Mandiri Jaya Abadi Maka hasil keputusan Rapat yaitu :

1. BUMK dibekukan terlebih dulu beserta Anggotanya Kemudian diambil alih oleh Penasehat untuk di ambil langka Hukum yang berlaku.

2. Print out Buku Rekening BUMK Mandiri Jaya Abadi untuk Oleh Pihak Kepolisian .

3. Masyarakat berhak Melaporkan kepada pihak Berwajib apa bila ada yang di rugikan oleh Ketua BUMK Mandiri Jaya Abadi yang Mengatas Namakan Kampung Campur Sari.

“Kepala Kampung Campur Sari, Silfanuddin mengatakan kepada Media Pemburu kasus, kami Pemerinta Kampung telah melakukan upaya persuasif ( Membujuk ) dengan memanggil pihak keluarga pak Jumono dengan harapan masalah ini bisa di selesaikan di tingkat Kampung, tetapi pihak keluarga juga tidak bisa berbuat banyak , dan itu upaya persuasif yang pertama kami lakukan selaku Pemerintahan Kampung.

upaya berikutnya kami mencoba memberikan waktu selama 2 minggu dengan harapan pihak keluarganya dapat menghubungi pak Jumono Namun etikad baik Pemerintah Kampung Campur Sari tidak mendapatkan respon baik sama sekali. Ucap Kepala Kampung Campur Sari, Silfanuddin.

“Ahmad Fathul Huda selaku Sekertaris BUMK mengatakan jujur saya sebagai sekretaris di tahun 2022, jadi masalah penyerahan dana sekitaran Rp. 300.000.000 itu saya tidak tahu karna saya tidak di informasikan oleh Ketua, dan saya sempat juga di Sigap diakhir tahun, saya selalu di minta laporan oleh pemerintah Kabupaten mengenai BUMK dan Pemerintah Kampung sudah menyurati sebanyak 5 kali dan saya sampaikan kepada Ketua BUMK . dan 2022 saya diangkat sebagai sekretaris BUMK tapi tdk ada serah Terima Jabatan antara sekertaris lama dan yang Baru Jadi arsip/data-data aku tidak tau Ucap Sekertaris BUMK.

“Pujiati Selaku Bendahara BUMK mengatakan saya selaku Bendahara BUMK tidak mengetahui Nominal anggaran yang masuk, karna setiap anggaran yang masuk itu selalu di bawahi oleh Ketua BUMK dan saya selaku Bendahara BUMK setiap penggaran saya tidak pernah di ajak oleh Ketua BUMK. dan dana yang keluar itu saya tidak ketahui dan arsip atau data-data sudah di ambil Ketua Sebelum Pergi. Ucap Bendahara BUMK.

“Pak Ardi selaku Tokoh Masyarakat Menambahkan saya selama ini curiga, karna tidak adanya transparansi keterbukaan terkait masalah BUMK dalam mengelolah keuangan BUMK tersebut.

Kami Masyarakat bertanya selama ini apa yang di kolala BUMK ? jadi kami sampaikan bahwa BUMK itu berkaitan dengan uang Negara atau uang Masyarakat, dan kami selaku Masyarakat. dan pada tanggal 10 Januari di kantor Kampung Campur Sari saya menanyakan mengenai pengelolaan BUMK, setelah itu kami mandapat informasi bahwa ketua BUMK sudah tidak di ketahui keberadaannya. Ucapa Masyarakat Campur Sari.

Penulis : Tim Libas

Editor : Redaksi

banner 728x250 banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *