Nelayan Asal Jawa Barat Hilang di Perairan Pulau Betuah Komandan Posal Bengkunat Turun Tangan

Pesisir barat-mediapemburukasus.com Prajurit TNI Angkatan Laut (AL) Satuan Kapal Patroli (Satrol) Bangkunat berkolaborasi dengan Tim SAR dan Airud Polres Bengkunat, Ditpolair Polda Lampung dan nelayan melaksanakan Search and Rescue (SAR) terhadap hilangnya nelayan di perairan pulau Betuah, Nelayan tersebut diketahui hilang pada hari rabu 20 April 2022.

Komandan POSAL Bengkunat Peltu Nav Agus Kumawa menuturkan pada Awak Media pemburukasus, operasi SAR ini merupakan berupa dukungan pencarian dan penyelamatan terhadap para nelayan Crew KM Anugrah asal warga Jawa Barat atas hilangnya nelayan pemancing gurita di sekitar wilayah pulau Betuah.

Bacaan Lainnya

Pihaknya juga akan terus memberikan bantuan Pencarian dan penyelamatan serta berkolaborasi dengan Tim SAR Bangkunat serta Ditpolair Polda Lampung .

Dengan cepat dan sigap tindakan prajurit TNI AL POSAL Bengkunat langsung aksi membantu dalam pencarian nelayan yang hilang dengan mengerahkan kapal patroli TNI AL juga tim AGP PAM TWNC melakukan patroli penyisiran pantai dari ring 1 kearah menangga dengan menggunakan kuda ujar Peltu Nah Agus Kumawa.

Lebih jauh dia menjelaskan, pihaknya dan beberapa jajaran terkait masih terus menyisir perairan pulau Betuah untuk melaksanakan pencarian nelayan yang dinyatakan hilang.

ia menambahkan berawal Km Anugrah (Binu Angen / Jawa Barat) berangkat dari pelabuhan Binu Angen Hari Senin ,18 April 2022 menuju ke daerah Pulau Betuah.

Kemudian pada hari Selasa ,19 April 2022 sekitar pukul 07.00 wib Km Anugrah sampai di Pulau Betuah.

Kurang lebih Jam 09.30 wib mulai kegiatan memancing Gurita di daerah Pulau Betuah dengan teknis orang berenang dengan menggunakan Ban Dalam mobil yang sudah di isi angin.

tepat Jam 16.00 wib cuaca buruk lalu Kapt Km Anugrah(Rohman) bergegas menghampiri Crew kapal yang sedang memancing gurita dengan teknis berenang menggunakan ban.

Dari 9 (sembilan) orang Crew kapal diantaranya 1. Rohman (kapt),2. Medi 3. Sapar 4. Suker ,5. Dadang,6. Agus,7. Amir,8. Jasanudi,9. Riki

Dari total 9 orang crew kapal yang memancing gurita dengan teknis berenang dengan menggunakan ban dalam mobil 3 diantaranya belum di ketemukan sampai dengan saat ini atas nama 1. Jasanudi 2. Amir ,3. Riki.

Hingga berita ini dimuat Komandan POSAL terus menyisiar dan Informasi baru ini ABK nya sudah dapat dan diserahkan ke Kep kapal.pungkasnya

Penulis : Tim PK

Editor : Redaksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.